Loading

I made this widget at MyFlashFetish.com.

English French German Spain Italian Dutch RussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

     

Kamis, 27 September 2012

Kecelakaan kapal di Selat Sunda 8 meninggal

Kecelakaan kapal di Selat Sunda 8 meninggal



kapal tenggelam
Keluarga korban memperhatikan daftarpenumpang KM Bahuga 
Jaya yang tewas dan selamat.


Kementerian Perhubungan mengatakan korban tewas akibat ditabraknya kapal roro KM Bahuga Jaya oleh Kapal tanker MV Norgas Cathinka hingga siang tadi telah mencapai delapan orang.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Bambang Ervan mengatakan proses evakuasi melibatkan setidaknya delapan kapal penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selain bantuan dari tim penyelam dari Pangkalan Markas Komando Brigif Tiga Marinir.
"Total seluruh korban selamat ada 208 orang sedangkan korban meninggal ada delapan orang," kata Bambang Ervan dalam pesan pendek kepada BBC Indonesia.
Sementara itu data yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan saat peristiwa itu terjadi kapal Bahuga Jaya tidak hanya membawa penumpang tetapi juga sejumlah kendaraan bermotor.
"Ada 10 unit kendaraaan roda dua, 22 unit mobil pribadi, 11 unit pick up, 17 unit Colt Diesel, dan 18 unit truk fuso," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Membawa bahan kimia

Sejauh ini belum ada keterangan dari otoritas resmi terkait penyebab terjadinya insiden tersebut.
Sutopo melalui pesan pendeknya hanya mengatakan kapal akibat peristiwa tersebut lambung kapal KM Bahuga Jaya mengalami robek.
"Kapal tanker MV Norgas Cathinka menabrak lambung kanan KM Bahuga Jaya yang menuju Pelabuhan Bakauheni akibatnya lambung KM Bahuga robek dan tenggelam pukul 06.00 WIB."
Lokasi kejadian itu sendiri berada sekitarempat mil dari Pelabuhan Bakauheni atau sekitar dua mil dari Pulau Rimau Balak.
Sementara itu Skaugen perusahaan pemilik MV Norgas Cathinka mengatakan kapal itu sedang mengangkut bahan kimia jenis Propylene ketika insiden itu terjadi.
Seperti dikutip dari situs resmi perusahaan tersebut mereka mengklaim tidak ada kebocoran dari bahan kimia yang mereka bawa pasca terjadinya tabrakan itu dan tidak ada pencemaran apapun yang mereka timbulkan.


Sumber : BBC indonesia



Post by (abenk)
Reade more >>

KNKT Janji Selesaikan Penyidikan Tabrakan Kapal Secepatnya

KNKT Janji Selesaikan Penyidikan Tabrakan Kapal Secepatnya


Kapal patroli polisi dan KPLP mengawal kapal tanker Norgas Cathinka yang
 diduga menabrak KMP Bahuga Jaya di perairan Selat Sunda.
 (JIBI/SOLOPOS/Reuters)


MERAK - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportase (KNKT) Tatang Kurnadi berjanji akan melakukan penyelidikan tabrakan kapal KMP Bahuga Jaya dengan kapal MT Norgas Chantinka di Perairan Selat Sunda secepatnya.
“Kami akan bekerja keras untuk menyelidiki kecelakaan kapal tenggelam yang menewaskan tujuh orang itu,” katanya di Merak, Kamis. Menurut dia, KNKT hingga kini belum bisa memastikan penyebab tabrakan kapal tersebut, sebab saat ini, petugas belum bisa melakukan pemerikasaan terhadap nahkoda yang kondisinya belum pulih, katanya. Selain itu, mualim kapal KMP Bahuga Jaya juga menjadi salah satu korban tewas.
Kemungkinan untuk menuntaskan kasus kecelakaan di Perairan Selat Sunda itu dengan batas waktu selama 12 bulan, ujarnya. “Sebab tabrakan kapal tersebut melibatkan kapal asing, sehingga perlu kehati-hatian,” kata Tatang Kurnadi. Apalagi, perairan Selat Sunda sebagai jalur lalulintas internasional. Namun, pihaknya berjanji kepada Menteri Perhubungan EE Mangindaan saat jumpa pers di Merak secepatnya bisa diketahui penyebab kecelakaan tersebut.
Semua kapal asing masuk ke Indonesia diperbolehkan, karena negara Indonesia masuk negara kepulauan. “Meskipun kapal asing melintasi Perairan Indonesia, mereka harus tetap lapor ke STC di Pelabuhan Merak,” katanya. Tatang mengatakan, setelah kedua nahkoda tersebut dinyatakan sehat dipastikan akan dilakukan pemeriksaan. Sebab pemeriksaan harus benar-benar dilakukan terhadap dua nahkoda dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Sebetulnya, penyelidikan kecelakaan itu bukan untuk mencari yang salah, namun mengevaluasi apakah ada kelemahan sistem sampai kapal tabrakan. Jika diketahui penyebab tabrakan itu, ujar dia, kemungkinan akan dijadikan perbaikan agar tidak terulang kembali. Ia mengaatakan bahwa kejadian tabrakan kapal di Perairan Selat Sunda ini adalah kali pertama. “Kami akan mengumpulkan data-data dan rekaman lalu lintas kapal juga informasi dari nahkoda kedua kapal yang saat ini sudah diamankan untuk dimintai keterangan,” katanya.



Sumber : SoloPos


Post by (abenk)
Reade more >>

KNKT Janji Selesaikan Penyidikan Tabrakan Kapal Secepatnya

KNKT Janji Selesaikan Penyidikan Tabrakan Kapal Secepatnya



Kapal patroli polisi dan KPLP mengawal kapal tanker Norgas Cathinka yang
 diduga menabrak KMP Bahuga Jaya di perairan Selat Sunda.
 (JIBI/SOLOPOS/Reuters)


MERAK - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportase (KNKT) Tatang Kurnadi berjanji akan melakukan penyelidikan tabrakan kapal KMP Bahuga Jaya dengan kapal MT Norgas Chantinka di Perairan Selat Sunda secepatnya.
“Kami akan bekerja keras untuk menyelidiki kecelakaan kapal tenggelam yang menewaskan tujuh orang itu,” katanya di Merak, Kamis. Menurut dia, KNKT hingga kini belum bisa memastikan penyebab tabrakan kapal tersebut, sebab saat ini, petugas belum bisa melakukan pemerikasaan terhadap nahkoda yang kondisinya belum pulih, katanya. Selain itu, mualim kapal KMP Bahuga Jaya juga menjadi salah satu korban tewas.
Kemungkinan untuk menuntaskan kasus kecelakaan di Perairan Selat Sunda itu dengan batas waktu selama 12 bulan, ujarnya. “Sebab tabrakan kapal tersebut melibatkan kapal asing, sehingga perlu kehati-hatian,” kata Tatang Kurnadi. Apalagi, perairan Selat Sunda sebagai jalur lalulintas internasional. Namun, pihaknya berjanji kepada Menteri Perhubungan EE Mangindaan saat jumpa pers di Merak secepatnya bisa diketahui penyebab kecelakaan tersebut.
Semua kapal asing masuk ke Indonesia diperbolehkan, karena negara Indonesia masuk negara kepulauan. “Meskipun kapal asing melintasi Perairan Indonesia, mereka harus tetap lapor ke STC di Pelabuhan Merak,” katanya. Tatang mengatakan, setelah kedua nahkoda tersebut dinyatakan sehat dipastikan akan dilakukan pemeriksaan. Sebab pemeriksaan harus benar-benar dilakukan terhadap dua nahkoda dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Sebetulnya, penyelidikan kecelakaan itu bukan untuk mencari yang salah, namun mengevaluasi apakah ada kelemahan sistem sampai kapal tabrakan. Jika diketahui penyebab tabrakan itu, ujar dia, kemungkinan akan dijadikan perbaikan agar tidak terulang kembali. Ia mengaatakan bahwa kejadian tabrakan kapal di Perairan Selat Sunda ini adalah kali pertama. “Kami akan mengumpulkan data-data dan rekaman lalu lintas kapal juga informasi dari nahkoda kedua kapal yang saat ini sudah diamankan untuk dimintai keterangan,” katanya.



Sumber : SoloPos


Post by (abenk)
Reade more >>

Kamis, 13 September 2012

Besok Warga Duduki DPRD untuk Gelar Sidang Rakyat, PT KS Siap Serahkan Data Karyawan

Besok Warga Duduki DPRD untuk Gelar Sidang Rakyat, PT KS Siap Serahkan Data Karyawan





Dadang Danusiri, mengaku siap memberikan data-data konkrit tentang karyawan PT Krakatau Steel yang merupakan hasil rekrutmen sejak tahun 2006. dihadapan sejumlah pimpinan elemen masyarakat dan anggota DPRD Cilegon yang hadir saat hearing di DPRD Cilegon, Rabu (12/9/12).
 CILEGON, BCO - Seperti yang terjadi beberapa waktu ke kebelakang ini, elemen masyarakat secara bertubi-tubi mengkritisi kebijakan rekrutmen tenaga kerja PT KS. Mereka dengan tegas meminta agar PT KS lebih memperhatikan SDM lokal. Sebut saja Aliansi Rakyat Cilegon Menggugat (ARCM) yang hadir saat agenda rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon, Rabu (12/9/12). ARMC mendesak agar PT KS membatalkan hasil rekrutmen yang telah dilakukan sebelumnya. PT KS juga diminta memberikan data karyawan hasil rekrutmen secara trasparan.
Ibrohim Aswadi mengungkapkan, jika kebijakan PT KS dalam hal rekrutmen tidak berpihak pada SDM lokal, maka masyarakat Cilegon akan semakin sulit mendapatkan pekerjaan.
"Data membuktikan, bahwa setiap tahunnya 5000 orang kaum urban datang ke Cilegon. Persaingan akan semakin ketat, karena Cilegon menjadi gula yang manis dan didatangi oleh semut-semut. Kalau kebijakannya seperti ini, mau dikemanakan warga Cilegon nantinya," ungkap Ibrohim.
Ibrohim juga mendesak agar PT KS memberikan data secara lengkap tentang karyawan PT KS hasil rekrutmen yang sebelumnya. Ia juga meminta, kebijakan P KS dalam hal rekrutmen SDM lokal harus dibuat parameter yang jelas, berdasarkan akte kelahiran, kartu keluarga, dan juga KTP.
"Parameternya harus jelas untuk rekrutmen SDM lokal, tidak hanya berdasarkan KTP, tetapi juga akte kelahiran, ijazah asal sekolah, dan kartu keluarga. Agar orang luar yang baru datang dan punya KTP Cilegon, tidak juga langsung bisa dikategorikan SDM lokal," tegasnya. 
Sementara itu, Koordinator Aliansi Rakyat Cilegon Menggugat, Ustadz Sunardi, mengatakan, bahwa besok, Kamis (13/9/12), pihaknya bersama ribuan masyarakat Cilegon akan menggelar sidang rakyat di gedung DPRD Cilegon terkait hasil rekrutmen PT KS.
Ia mengaku sudah mengundang Walikota Cilegon, Ketua DPRD Cilegon, dan juga Direktur Utama PT KS, untuk meminta komitmen bersama untuk memberikan porsi yang jelas untuk SDM lokal dalam hal rekrutmen tenaga kerja.
"Agenda besok tetap jadi, kami akan tetap bergerak untuk meminta agar PT KS menyatakan komitmennya dihadapan rakyat," tuturnya.
Sementara itu, menyikapi hal tersebut, PT Krakatau Steel melalui Direktur SDM dan Umum, Dadang Danusiri, mengaku siap memberikan data-data konkrit tentang karyawan PT Krakatau Steel yang merupakan hasil rekrutmen sejak tahun 2006. Ini dilakukan guna memenuhi tuntutan dari Aliansi Rakyat Cilegon Menggugat yang mengharapkan adanya transparansi atas proses rekrutmen karyawan yang dilakukan oleh PT KS. Hal itu disampaikan Dadang dihadapan sejumlah pimpinan elemen masyarakat dan anggota DPRD Cilegon yang hadir. 
Dadang mengatakan, data-data karyawan tersebut akan diserahkan kepada DPRD Cilegon. "Akan kami serahkan ke dewan, memang ini ada positif dan negatifnya kalau ini dibuka. Karena begini, jumlah lowongan sedikit misalkan yang 800 orang kemarin, sedangkan angkatan kerja ini puluhan ribu, ini sama dengan kalau ada satu jabatan disatu tempat sedangkan yang menginginkan ratusan, tentu ini ada kerawanan-kerawanan. Karena itu, kami akan serahkan ke dewan untuk digunakan secara arif dan bijaksana, agar data ini bisa dimanfaatkan dengan baik," ungkap Dadang kepada wartawan usai mengikuti rapat dengar pendapat tersebut.
Terkait keinginan sejumlah elemen masyarakat untuk mengaudit data hasil rekrutmen PT KS, Dadang mengatakan, hal itu tidak memungkinkan.
"Kami siap memberikan data ini melalui mediasi dewan, tetapi kalau kami diaudit tentu ada sistemnya, tidak semua bisa mengaudit perusahaan, karena nanti kami akan direpotkan oleh audit ini," ujarnya.
Dadang juga menolak permintaan elemen masyarakat agar PT KS membatalkan hasil rekrutmen yang dilakukan akhir Juli lalu.
"Saya kira telah kami sampaikan tentang rencana rekrutmen pada awal tahun, dan hasilnya akhirnya akan kami sampaikan di akhir tahun nanti. Jadi, kami tidak perlu membatalkan karena prosedurnya sudah kami lalui, ini hanya masalah komunikasi saja," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dadang juga menegaskan, bahwa PT KS telah melaksanakan kebijakan rekrutmen tenaga kerja yakni 70 persen dari SDM lokal. Dadang juga berharap situasi saat ini bisa kembali kondusif.
"Dalam kondisi saat ini yang dibutuhkan adalah situasi yang kondusif di masyarakat. Kami akan mengikuti apa yang disepakati dengan pemerintah kota, yang terbaik itu biarkan situasi kondusif, dan biarkan semuanya mencari fakta dan kebenarannya, sementara hal-hal yang kurang akan kami perbaiki. Yang jelas, apa yang kami lakukan saat ini sudah sangat berbeda dari masa lalu, kalau masa lalu itu hanya 20 persen. Saat ini secara policy 70 persen dengan kriteria SDM yang lahir dan sekolah di Banten," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Taufiqurrahman, juga sepakat agar PT KS membuka data hasil rekrutmen secara transparan.
"Agar tidak saling mencurigai, PT KS sebaiknya membuka secara transparan dan melampirkan dokumen-dokumen terkait kegiatan rekrutmen," ujarnya. (*)
Penulis
Juki San


Sumber : BCO


Post by (abenk)
Reade more >>

Rabu, 12 September 2012

Demo Krakatau Posco Berakhir Ricuh

Demo Krakatau Posco Berakhir Ricuh.




CILEGON-Aksi unjuk rasa So­lidaritas Masyarakat Ku­bang­sari (Simak) di gerbang masuk kantor PT Krakatau Posco ber­akhir ricuh, Senin (10/9). Se­jum­lah polisi mengalami luka-luka akibat ditabrak mobil pikap para pendemo.
Hal ini dibalas dengan pukulan dari para petugas kepolisian terhadap para pendemo sehingga baku hantam antara pendemo dan polisi tidak terhindarkan.
Kejadian ini bermula ketika ratusan pen­demo mendatangi kantor PT Krakatau Posco di Jalan Afrika 2, kawasan PT Krakatau Industrian Estate Cilegon (KIEC), Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Mereka menagih janji perusahaan yang akan merekrut 30 persen pelamar asal Kecamatan Ciwandan sebagai karyawan tetap dan 70 persen lainnya karyawan paruh waktu atau outsourching.
Para pendemo berdatangan sambil mem­bawa bendera putih bertuliskan Simak, juga spanduk dengan berbagai tulisan. Sebuah mobil pikap dengan nomor polisi A 8238 W terlihat di tengah-tengah pengunjuk rasa. Mobil itu dilengkapi sebuah alat pengeras, beberapa orator pun terlihat di atas mobil.
Mereka mendapat pengawalan ketat dari puluhan polisi Polres Cilegon, Dalmas, dan anggota Polsek Kecamatan Ciwandan. Barikade polisi dibuat dua lapis, lapisan pertama berada di luar gerbang, sementara lainnya di dalam wilayah gedung PT Krakatau Posco. Gerbang pun kemudian dikunci agar tidak mudah diterobos para pendemo.
Saat berorasi, Dewan Penasihat Simak Ibrohim Aswadi mengatakan, jika PT Krakatau Posco pernah melakukan perjanjian pada 28 November 2011. Isinya, perusahaan patungan PT Pohang Iron and Steel Company asal Korea Selatan dengan PT Krakatau Steel (KS) itu berjanji merekrut sebagian besar tenaga kerja asal Ciwandan. “Mereka berjanji jika 30 persen di antaranya akan diangkat sebagai karyawan tetap dan sisanya outsourc­hing. Tetapi buktinya, dari 94 tenaga kerja yang melamar tahun lalu, hanya satu saja yang direkrut menjadi karyawan. Bahkan kemarin dari ratusan pelamar hanya empat yang diterima, itu pun masih disortir,” katanya. “PT Krakatau Posco sudah mengkhianati kami. Jika orang-orang Ciwandan tetap di­bohongi seperti ini, lebih baik pergi saja dari tanah kami,” tambah Ibrohim.
Namun di sela-sela orasi, gesekan emosi antara polisi dan pendemo terjadi. Ini bermula ketika polisi menyita ban bekas yang hendak dibakar pendemo. Tarik menarik ban terjadi, disusul dengan aksi dorong pendemo dengan polisi.
Tidak membutuhkan waktu lama, suasana semakin memanas. Kisruh pun memuncak ke­tika sejumlah pendemo mendorong ken­daraan yang dinaiki para orator hingga me­nabrak barikade polisi. Sejumlah polisi ter­himpit mobil dengan pintu gerbang, bahkan kaki Kapolsek Ciwandan Kompol Rishian Kris­na sempat terhimpit bersama para petugas lain.
Melihat kondisi ini polisi lainnya langsung membuka gerbang masuk untuk menyelamat­kan para petugas yang terhimpit. Ini membuat mobil pikap serta para pendemo lainnya menembus barikade luar dan juga pintu gerbang perusahaan itu.
Namun itu tidak bertahan lama. Guna membubarkan massa, polisi langsung  memukul dan menendang para pendemo. Sejumlah pendemo mengalami luka-luka, salah satunya Jeliman yang mengalami retak tulang hidung, serta Subaedi yang pingsan lantaran mendapat pukulan dan diinjak-injak sejumlah petugas kepolisian.
Upaya tersebut berhasil membubarkan massa, namun kisruh lain terjadi. Briptu A Wahab, seorang petugas dari Polsek Ciwandan menderita luka di mulut setelah dihantam sejumlah pendemo. Ini terjadi ketika dirinya bersama petugas lain hendak mengamankan salah satu pendemo yang diduga sebagai provokator. “Kami cuma hendak mengaman­kan orang saja, ini agar demo bisa berjalan dengan damai. Tapi mereka tidak terima, akhirnya petugas ada yang kena hantam,” kata Kasat Objek Vital (Obvit) Agus Fajutawan kepada Radar Banten.
Melihat kondisi ini, Ibrohim Aswadi men­coba menenangkan massa, hal serupa juga dilakukan Kapolsek Ciwandan Kompol Rishian Krisna. Setelah massa terlihat tenang, akhirnya sepuluh orang perwakilan Simak melakukan audiensi dengan sejumlah pejabat PT Krakatau Posco. Ikut dalam per­temuan itu, anggota DPRD Cilegon da­erah pemilihan Ciwandan Bustomi dan Syihabudin Sidik, Camat Ciwandan Ujang Iing, serta Danramil Ciwandan Kapten Inf Gatot Wijayanto.
Hasilnya, PT Krakatau Posco berjanji akan melakukan perekrutan khusus untuk warga Ciwandan. Pada perekrutan tersebut, pihak perusahaan akan memberikan kelonggaran agar para pelamar bisa masuk sebagai karyawan dengan mudah. “Kami juga berjanji akan melakukan beberapa kegiatan kemanusiaan, seperti pengobatan gratis bagi warga Ciwandan,” ujar Corporate Secretary PT Krakatau Posco, Pria Utama.
Usai audiensi, para perwakilan Simak serta anggota Dewan memberikan penjelasan terkait hasil audiensi. Para pendemo pun akhirnya bubar dengan tenang, sekira pukul 14.00 WIB.

Saling Lapor
Simak mengancam akan melaporkan aksi kekerasan yang dilakukan anggota Polres Cilegon kepada Propam Polres Cilegon, saat melakukan pengamanan pada aksi unjuk rasa. Ini menyikapi adanya dua anggota Simak yang mengalami luka parah, yakni Jeliman dan Subaedi. “Mestinya polisi tidak melakukan kekerasan,” ujar Ibrohim.
Kedua orang tersebut, lanjutnya, sempat dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon untuk mendapatkan pera­watan sekaligus visum. Hasil dari visum dike­tahui Jeliman menderita retak pada bagian tulang hidung. “Kami menuntut agar kasus pe­mu­kulan diselesaikan seadil-adilnya,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Umar Surya Fana ketika dikonfirmasi me­ngaku akan membuat laporan tentang tindak penganiayaan terhadap sejumlah polisi yang sedang melakukan pengamanan. “Ada tindak penganiayaan terhadap petugas polisi, ini akan saya masukkan ke dalam laporan kejadian hari ini (Senin, 10/9),” katanya.
Kapolres mengaku mempersilakan Simak untuk melakukan laporan kepada propam. Namun ia mengingatkan jika kericuhan dipicu oleh aksi yang dilakukan pada pendemo. “Kami mengamankan ban agar tidak dibakar, itu sudah prosedural. Namun tiba-tiba anggota kami ditabrak mobil pikap hingga terhimpit. Tidak hanya itu, beberapa anggota juga mengalami luka sobek. Bahkan Kasatintel (AKP Yosa Hadi) lebam di bagian pipi kiri,” katanya. (quy/alt/ags)..


Cuplikan by Ctv :
Atau cuplikan dari SCTV liputan petang (Clik disini)






Lokasi : Ciwandan - Kubangsari. Cilegon

Sumber : Radar Banten


Post by (abenk)
Reade more >>

Selasa, 11 September 2012

Pendemo dan Polisi Bentrok di PT Krakatau Posco - Cilegon

 Pendemo dan Polisi Bentrok di PT Krakatau Posco - Cilegon.
krakdemo109CILEGON (Pos Kota) – Aksi demonstrasi menuntut perekrutan tenaga kerja lokal oleh PT Krakatau Posco, yang dilakukan massa Solidiritas Masyarakat Kubangsari ( SIMAK ), Senin (10/9), berlangsung ricuh. Massa SIMAK dan polisi yang melakukan pengamanan saling baku hantam.
Akibat peristiwa tersebut, dua anggotamassa SIMAK mengalami luka 3 polisi juga terluka. Mereka yang mengalami luka adalah dua orang dari warga dan dua orang lainnya dari kubu polisi. Dua warga yakni Jeliman mengalami patah tulang hidung, sementara Bedi, kepalanya memar. Sementara dari kubu polisi Kasat Intelkam, AKP Yosa dan Briptu Yoyok, luka lebam pada wajah dan Briptu Wahab mengeluarkan darah dari mulut.
Dewan Pembina SIMAK, Ibrohim Aswadi mengatakan, tidak mengetahui siapa yang mengawali hingga terjadi bentrokan tersebut, karena pada saat itu, ia sedang berada di atas mobil untuk berorasi.
“Entah siapa yang memulai, ketika saya masih berorasi, tiba tiba mobil didorong oleh massa, dan mobil yang ditinggalkan sopirnya menabrak blockade polisi. Dari situ awalnya kemudian polisi mengejar massa, hingga 2 orang anggota kami jatuh pingsan dipukuli polisi. Dari pihak polisi pun ada yang luka akibat baku hantam tersebut,” ujar Ibrohim.
Sebelumnya, imbuh Ibrohim, aksi ini dilakukan SIMAK, karena merasa keberatan dengan kebijakan PT Krakatau Posco yang sangat kurang peduli kepada masyarakat Kubangsari. “Tuntutan kami adalah, masyarakat Kubangsari agar mendapat prioritas bekerja di Krakatau Posco, penyediaan klinik kesehatan, memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal agar ikut serta dalam proses pengerjaan proyek pembangunan pabrik dan menjaga lingkungan,” Ibrohim menegaskan.
Corporate secretary PT Krakatau Posco, Pria Utomo pada saat konferensi persnya mengatakan bahwa pihak PT Krakatau Posco mengapresiasi tuntutan masyarakat Kubangsari dan menganggap aksi tersebut sebagai masukan positif.
“Kita anggap ini sebagai masukan yang positif. PT Krakatau Posco akan selalu memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Kubangsari.
Kapolres Cilegon, AKBP Umar Surya Fana mengatakan sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pengunjukrasa. Menurut Kapolres seluruh anggota yang bertugas sudah kooperatif dalam mengamankan aksi demonstrasi. Kerusuhan itu terjadi, kata Kapolres, dikarenakan anggotanya yang sedangkan tugas pengamanan ditabrak oleh kendaraan pendemo.
“Bahkan ada satu anggota dikeroyok. Kita akan pertimbangkan untuk membuat laporan penganiayaan,” tegas Kapolres. (haryono)

Clik Video :




Teks : Korban bentrok saat terjadi demo di PT Krakatau Posco

Lokasi : Ciwandan, Kubangsari, Cilegon


Sumber : PoskotaNews


Post by (abenk)
Reade more >>

Senin, 03 September 2012

Gunung Krakatau Kembali Aktif: Status Waspada, Letusan Mencapai 300 Meter

Gunung Krakatau Kembali Aktif: Status Waspada, Letusan Mencapai 300 Meter




Gunung Anak Krakatau mengeluarkan lava pijar/dokumen
CILEGON, – Para nelayan yang biasa mencari ikan di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, saat ini harus berhati-hati dengan tidak mendekat dalam radius 1 kilo meter. Ini terjadi karena aktivitas Gunung Anak Krakatau terus meningkat dan  Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) Bandung sudah meningkatkan status Anak Krakatau menjadi Waspada.
"Waspada Anak Krakatau mulai terjadi sejak pukul 11.30 WIB," kata Kepala BVBMG Surono, yang dikutip dari VIVAnews.com, Minggu malam, 2 September 2012.

Surono mengungkapkan bahwa hingga saat ini gempa-gempa dan letusan masih terekam di Pos Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Terekam getaran tremor letusan secara terus- menerus dengan amplitudo rata-rata 34 mm. Terlihat jelas lontaran lava pijar dengan ketinggian kurang lebih 200-300 meter dari puncak secara terus menerus sampai sekarang yang disebut sebagai letusan strombolian.

"Pada pukul 18.30 WIB terlihat jelas lontaran lava pijar dengan ketinggian kurang lebih 200-300 meter dari puncak secara menerus sampai sekarang," jelas Surono.

Surono menegaskan bahwa letusan Anak Krakatau tidak akan menyebabkan tsunami. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat di pantai Banten dan Lampung agar tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. "Agar tidak mendekati dalam radius 1 km dari titik letusan," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di wilayah dekat dengan Gunung Anak Krakatau, seperti di Kota Cilegon, tidak tampak tanda-tanda masyarakat mengetahui perubahan status gunung merapi yang pernah meletus pada tahun 1883 tersebut. (*)

Penulis: Oji Faoji
Sumber: VIVAnews.com


Sumber : BCO


Post by (abenk)
Reade more >>