Loading

I made this widget at MyFlashFetish.com.

English French German Spain Italian Dutch RussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

     

Selasa, 20 Maret 2012

POLSTRANAS

POLSTRANAS



       POLITIK dan STRATEGI NASIONAL
       Pengertian Politik Nasional:
       > asas, haluan, kebijaksanaan, dan usaha negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan , dan pengendalian), serta penggunaan secara totalitas dari potensi nasional baik yang potensial maupun yang efektif untuk mencapai tujuan nasional melalui bangnas.
       Faktor-faktor yang mempengaruhi Politik Nasional:
                a.  Ideologi dan politik
                     kesatuan dan persatuan nasional yang                   menggambarkan kepribadian bangsa                     keyakinan atas kemampuan sendiri dan                    yang berdaulat serta berkesanggupan                   untuk menolong bangsa-bangsa yang                      masih dijajah guna mencapai                                                      kemerdekaannya.
                b.  Ekonomi
                     posisi silang Indonesia memiliki                 daya                      tarik yang kuat bagi                         negara-negara                                                                                   maju/industri untuk mendapatkan          bahan mentah, untuk                                                    dijadikan pasar      bagi industri      serta sebagai tempat                                                                     investasi modal.
                c.  Sosial budaya
                     memelihara                                                                        kebhinnekatunggalikaan                              bangsa Indonesia dan harus          selektif terhadap pengaruh         kebudayaan barat agar jati          diri bangsa Indonesia tidak          hilang.
                d.  Pertahanan keamanan
                     manunggalnya ABRI-Rakyat                        adalah syarat mutlak dalam                         bangnas, bukan karena alasan                      historis, tetapi kemanunggalan                  ABRI dan Rakyat merupakan      kekuatan bangsa yang tak                            terpisahkan .
       Pengertian Strategi Nasional
    >         “Tata cara” melaksanakan            politik/kebijaksanaan nasional   tersebut.
Agar Stranas itu dapatberjalan sesuai dengan politik/kebijaksanaan nasional terlebih dahulu harus dilakukan pemikiran strategi, yaitu melaksankan telaahan strategi, pemikiran strategi dengan pengertian berfikir secara intensif, ekstensif analisis, sintesis dan menyeluruh.
       Konsep Stranas adalah, produk suatu bangsa berdasarkan aspirasi dan pengalaman serta tujuan nasional yang hendak dicapai.
       Setiap bangsa mempunyai stranas sendiri yang senantiasa berbeda dengan stranas bangsa lain.  Perbedaan itu terdapat pada jangkauan waktu, struktur, dan cara menyusunnya.

       Dengan menggunakan kebijaksanaan/politik nasional sebagai dasar, ditentukan langkah-langkah kearah formulasi atau perumusan stranas yang mencakup rangkaian analisis menurut urutan tertentu, untuk menentukan sasaran-sasaran dan cara bertindak yang perlu ditempuh.
       Analisis secara berurutan ini, meliputi perkiraan-perkiraan pada berbagai bidang kehidupan nasional dan internasional.
       Melalui perkiraan-perkiraan ini selalu dapat diidentifikasi adanya kesempatan-kesempatan baik yang tersedia maupun masalah-masalah yang perlu dihadapi dalam pencapaian tujuan nasional.
       Melalui perkiraan dapat pula dianalisis; kebijaksanaan apa yang sebaiknya ditempuh, dan tersedia atau tidaknya sumber-sumber kekuatan yang perlu digunakan bagi pemanfaatan kesempatan-kesempatan baik yang tersedia maupun untuk menghadapi masalah-masalah yang diperkirakan akan timbul.
      Pemikiran strategi biasanya berkisar pada:
                - pertama, mempelajari keadaan                                                lingkungan
                - kedua, pengembangan sasaran –sasaran             alternatif dan cara bertindak yang perlu                ditempuh.

       Mempelajari keadaan lingkungan mencakup:
    >> analisis kekuatan dan kemampuan,               penelaahan kecenderungan-     kecenderungan serta mengidentifikasi                 kesempatan-kesempatan baik dan          masalah-masalah yang ditimbulkan         oleh kekuatan dan kecenderungan itu           yang dapat mempengaruhi         perkembangan bangsa.
       Setelah diidentifikasiadanya kekuatan-kekuatan, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kecenderungan dari kekuatan itu dalam jangkauan perencanaan strategik.  Kecenderungan dapat diartikan sebagai gelagat umum “general tendency” atau arah “cource” yang ditempuh atau yang diperkirakan akan ditempuh oleh sesuatu kekuatan “force”.
       Selanjutnya adalah kesempatan-kesempatan “opportunities”  dan masalah-masalah “problema” yang terdapat diantara tujuan nasional dan pencapaiannya.
       Kedua hal tersebut merupakan unsur-unsur bagi pengembangan dan pemilihan sasaran-sasaran nasional (national objectives).
      Sasaran merupakan pernyataan tentang apa yang perlu dicapai suatu unsur, badan atau organisasi dengan menggunakan cara, usaha, dan sumber-sumber yang tersedia.  Sasaran terdapat pada setiap tingkat organisasi yang penentuannya mengikuti garis hierarki.
       Tujuan nasional merupakan suatu proses politik yang melibatkan semua unsur dan mengikutsertakan seluruh bangsa, dengan sasaran yang diletakkan  dan menjadi tanggung jawab badan/organisasi pemerintah sebagai penentuan langkah-langkah ke arah pencapaian tujuan nasional.  Dalam menentukan sasaran-sasaran diusahakan agar tidak terlalau terinci untuk memberikan fleksibilitas bagi penentuan cara bertindak yang perlu ditempuh untuk mencapainya.
       Setelah sasaran-sasaran ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan cara-cara bertindak yang perlu ditempuh dan bermanfaat dalam pencapaian sasaran.
       Pada umumnya dalam menentukan cara bertindak perlu diiringi dengan pertimbangan tentang kebutuhan dan penggunaan berbagai sumber dan sarana.
       Menentukan suatu cara bertindak untuk dilaksanakan di dalam negeri dalam banyak hal relatif lebih mudah daripada menentukan cara bertindak untuk dilaksanakan di luar negeri.
      Tujuan nasional (National Interest):
    >> pernyataan kondisi untuk waktu    yang akan datang yang sangat    diinginkan oleh suatu bangsa yang           terumus dalam pengertian            kualitatif dengan batas-batas yang           dapat diukur ke arah mana bangsa           memusatkan segenap usahanya,         melalui sejumlah sasaran nasional            (national objectives).
       Sasaran nasional (National Objectives) merupakan bagian integral dari tujuan nasional:
    >> suatu kondisi nyata yang hendak dicapai     dengan melibatkan segenap usaha dan                 sumber kemampuan nasional yang     tersedia pada saat sasaran nasional         tersebut ditetapkan melalui kebijaksanaan          nasional (National Policies) yang kemudian               diwujudkan dengan cara melaksanakan                sejumlah kegiatan nasional (National                 Commitment) secara berlanjut.
     Kebijaksanaan nasional :
    >> rencana alokasi sumber kemampuan bangsa dan rincian langkah-langkah berurutan yang telah dikaitkan dengan tahapan waktu yang diperlukan untuk mencapai sasaran nasional bidang per bidang kehidupan.

      Pada hakikatnya sasaran nasional tersebut berdimensi bidang keamanan dan bidang kesejahteraan.  Dua dimensi kondisional paradoksial yang akan selalu mengiringi tingkah laku manusia maupun dinamika masyarakat dalam mewujudkan setiap tujuannya.
       Untuk mencapai tujuan nasional, perlu dilakukan bangnas di segala aspek kehidupan bangsa dengan menggunakan totalitas potensi dan kekuatan nasional.
       Dalam bangnas tsb polstranas berfungsi sebagai “pedoman” yang memberikan arah atau haluan (pola umum) dan tata cara pelaksanaannya.
       Wujudnya adalah GBHN yang ditetapkan oleh MPR Indonesia.
     Landasan Polstranas adalah:
                1.  Pancasila
                2.  UUD 1945
                3.  Wasantara
                4.  Tannas
     GBHN digantikan dengan Propenas (Program Pembangunan Nasional) yang merupakan platform program pemerintah yang terpilih.  GBHN atau Propenas harus berpegang pada Pancasila, UUD 1945, Wasantara, dan Tannas.
       Sistem Perencanaan Strategi Nasional (SISRENSTRA) adalah perangkat untuk mengendalikan seluruh tingkat perencanaan dalam upaya mencapai sasaran nasional.
       Perencanaan strategi adalah perencanaan untuk menghadapi masa depan.  Juga merupakan cara untuk mendapatkan alternatif strategi terbaik guna menghadapi ATHG yang mungkin timbul di samping untuk membangun kemampuan dan ketangguhan.
       Pada hakikatnya perencanaan sekurang-kurangnya ada 6 komponen, yaitu:
   1.  kondisi nyata saat ini
   2.  sasaran yang harus dicapai
   3.  faktor-faktor ketidakpastian
   4.  faktor ancaman
   5.  faktor keterbatasan sumber daya
   6.  bayangan masa depan yang diinginkan
Skema Perencanaan untuk Mewujudkan Masa Depan

Sistem                                       faktor
Nilai                                           eksternal

Orientasi          bayangan       memilih         implementasi       masa depan
Masa lalu/       masa               alternatif       program                jadi masa
Kini/depan      depan                                                                     kini
                                                  sumber  
Pengala-                                   daya yg
man                                          tersedia
      Proses Perencanaan 1

    Lingkungan

                                  analisis      proyeksi      strategi       rencana

    sumber daya



       Proses Perencanaan 2

Politik
Ekonomi                                       proyeksi
Sosbud            keunggulan        masa depan
Hankam          kelemahan
                         peluang                                                strategi         rencana
Penduduk       ancaman
Wilayah          problema            pemecahan
Kekayaan                                     problema 
      Jenjang Perencanaan

   RENCANA              RENCANA            RENCANA
   JANGKA                 JANGKA                JANGKA
   PANJANG              SEDANG                PENDEK
   (10-25 th)             (5 th)                     (1 th)
   Pola Umum          Program Lima      Program
   Pembangunan     Tahun                    Tahunan 
   Jangka Panjang        
       Keterkaitan Wasantara-Tannas-Bangnas
   
                                          TANNAS     kondisi
    PS                                  (doktrin)         T
                Wasantara      BANGNAS             A                        
    UUD                             (polstranas)          N
      45                                 TANNAS              N          TUJUAN
                                          (metode)              A             NAS
                                                                         S
                                                                                                 
Sifat-sifat gatra dalam tannas:
Ø Trigatra (gatra alamiah) bersifat statis dfan panca gatra (gatra sosial) bersifat dinamis.
Trigatra dipergunakan sebagai modal dasar untuk meningkatkan pancagatra
Gatra-gatra dalam sistem tannas dapat dibedakan secara teoritik, tetapi tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya
Kelemahan dalam satu gatra akan melemahkan gatra yang lain dan mempengaruhi pula keadaan keseluruhan.
Kunci tannas terletak pada kualitas sumberdaya manusia karena:
            Sumber daya manusia sebagai subjek dan objek dalam pembangunan nasional
            Manusia yang berkualitas dibutuhkan dalam pembangunan nasional untuk kejayaan bangsa dan negara
Beberapa dimensi paradoksial yang mengiringi tingkah laku manusia dan dinamika masyarakat dalam mencapai tujuan, yaitu:
             Kemudahan – kesulitan
             Kompromi – konflik
             Keseimbangan – tidak keseimbangan
             Kekuatan – kelemahan
             Kurang baik – lebih baik


post (abenk)

0 komentar:

Poskan Komentar